HIFU atau High Intensity Focused Ultrasound kini menjadi tren kecantikan karena kemampuannya mengencangkan kulit secara non-invasif. Metode ini memadukan teknologi ultrasonik fokus tinggi untuk memperbaiki penampilan wajah dan tubuh, tanpa meninggalkan bekas sayatan atau downtime panjang seperti prosedur bedah tradisional
Apa Itu HIFU?
HIFU bekerja dengan mengarahkan gelombang ultrasonik berenergi tinggi ke titik spesifik di bawah kulit, selain lapisan epidermis, yang menghasilkan panas hingga 65–85°C. Suhu ini merangsang produksi kolagen dan memicu apoptosis sel lemak, khususnya di lapisan tertentu, tanpa menyebabkan kerusakan pada lapisan luar kulit
Manfaat Estetik
- Pengencangan dan lift wajah:
Banyak pengguna HIFU merasakan kulit jadi lebih kencang, garis rahang lebih jelas, dan kontur wajah tampak lebih muda. - Body contouring non-bedah:
Studi menunjukkan HIFU efektif mengurangi lingkar pinggang atau paha hingga sekitar 2 cm dalam sesi yang sama. - Tanpa anestesi dan pemulihan singkat:
Prosedur berlangsung cepat, pasien dapat kembali beraktivitas segera setelah tindakan selesai.
Tingkat Keamanan
Berdasarkan tinjauan literatur dari 2010–2025 yang mencakup lebih dari 22 studi, HIFU menunjukkan profil aman dengan efek samping yang umumnya ringan dan sementara, seperti kemerahan, bengkak kecil, atau sensasi ringan selama beberapa jam hingga beberapa hari.
Apa Saja Risikonya?
Walaupun jarang, HIFU tetap memiliki risiko komplikasi jika tidak dilakukan dengan benar:
- Atrofi lemak (penipisan lemak lokal): panas tinggi bisa merusak sel lemak lebih dari seharusnya.
- Iritasi saraf: pengaturan energi berlebihan dapat melukai saraf.
- Hipopigmentasi atau hiperpigmentasi: perubahan pigmen kulit, terutama bagi mereka dengan kulit sensitif.
- Terbakar dan cedera jaringan: kemungkinan terjadi akibat penggunaan alat yang tidak sesuai, diperparah jika operator kurang terlatih.
Kunci Aman dan Efektif
Agar hasil optimal dan risiko minimal:
- Evaluasi pasien secara menyeluruh, termasuk riwayat perawatan estetika.
- Operator profesional: memiliki keahlian teknis dan memahami parameter energi, kedalaman fokus, serta manajemen kondisi kulit.
- Standarisasi protokol terapi: perangkat harus terkalibrasi, gel pengantar harus tepat, dan tidak ada pemakaian berulang di titik yang sama.
- Pengaturan dosis energi dan interval sesi: misalnya, tunggu beberapa bulan sebelum pengulangan sesi.
Apa Kata Peneliti MDPI?
Kesimpulan artikel ini menyatakan bahwa HIFU adalah solusi aman dan efektif untuk terapi estetika, dengan manfaat nyata untuk peremajaan wajah dan pengurangan lemak, serta tanpa waktu pemulihan yang lama. Namun, untuk menjaga keselamatan dan hasil optimal, pendidikan operator, evaluasi kondisi pasien, dan riset lanjutan terhadap parameter energi dan efektivitas jangka panjang sangat dibutuhkan.
HIFU memberikan pilihan menarik bagi mereka yang ingin kulit lebih kencang atau bentuk tubuh lebih tajam tanpa operasi. Hasilnya cepat, nyaman, dan minim efek samping—selama dilakukan oleh profesional dengan protokol yang tepat. Tapi ingat, seperti teknologi estetika lain, HIFU menyimpan potensi risiko jika kurang hati-hati. Jadi, pastikan konsultasi dulu ke tenaga medis ahli dan memilih klinik yang terpercaya.
Referensi:
– Biskanaki F, Tertipi N, Sfyri E, Kefala V, Rallis E. Complications and Risks of High-Intensity Focused Ultrasound (HIFU) in Esthetic Procedures: A Review. Appl. Sci. 2025, 15, 4958.




